Teman-teman foodies dan gastronomi sudah pada pernah merasakan Siomay Bandung kan?

Di menu ala carte nya kalau komplit ada tahu, pare, kol, kentang kukus dan telur rebus.

.

Ketika saya berbincang dengan Ana Dewi – si pembuatnya -tentang kualitas Siomay Bandung dengan nilai unik Vegetarian, sampailah pada kata kelas rakyat yang di istilah digital marketing disebut red ocean. Pangsa pasar yang besar.

Mengapa bisa begitu?

Karena harga yang tepat kemudian rasa yang familiar bagi yang non-vegetarian juga.

.

Jadi teman-teman, yang dijual oleh Ana Dewi ini versi frozen isi 6 pcs/pack siomay plus bumbu dan jeruk lemo, saya bayar Rp 22ribu dan tersedia setiap hari.

Lalu kalau mau pedes silakan siapin cabe sendiri ya. Juga silakan berkreasi sendiri kalau pengen ada tambahan tahu, telur dll nya. Mungkin hendak dijadiin siogor? Bisaaaaa..

.

Soal rasa, untuk saya… Karena tekstur isi dan kulit yang special, maka harus saya santap selagi panas yang baru diangkat dari kukusan. Ada rasa krenyes-krenyes jamur tiram.

Dan saya adalah penggemar bumbu kacang tanah. Flavour menjadi menuju ke otentik siomay Bandung setelah di ‘keceri’ jeruk lemo. Saus kacangnya ini mirip saus gado-gado siram Surabaya.

.

I enjoy mine dan please enjoy yours.

Salam sehat buat teman-teman semua and cheers

 

Bali, 10 Agustus 2020

Jeffrey Wibisono V. @namakubrandku

namakubrandku Jeffrey Wibisono V. Makanan Minuman Gastronomi Foodie Kuliner Culinary Food and Beverage Influencer in Bali Indonesia, Blogger Bali Indonesia, Writer

Siomay Bandung versi vegetarian

namakubrandku Jeffrey Wibisono V. Makanan Minuman Gastronomi Foodie Kuliner Culinary Food and Beverage Influencer in Bali Indonesia, Blogger Bali Indonesia, Writer

Siomay Bandung yang vegetarian

namakubrandku Jeffrey Wibisono V. Makanan Minuman Gastronomi Foodie Kuliner Culinary Food and Beverage Influencer in Bali Indonesia, Blogger Bali Indonesia, Writer

Siomay Bandung yang vegetarian