Jeffrey Wibisono V.
  • Home
  • Profile
  • Blogs
  • Support me and locals
Saat kita tak lagi bicara tapi mengerti, itulah tanda bahwa cinta pernah ada—dan telah selesai dengan baik.

Saat Kita Tak Lagi Bicara Tapi Mengerti

“Kadang yang paling jujur adalah yang tidak diucapkan.Dan yang paling berani adalah yang akhirnya kita lepaskan.” . Baca dulu Part
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   June 4, 2025
Yang tidak selesai tidak selalu menyakitkan. Karena jika kita bisa memaknainya dengan benar, ia akan tetap menjadi bagian yang indah dari perjalanan.

Surat yang Tidak Pernah Sampai

“Kadang yang paling berani bukan yang maju bertempur, melainkan yang memilih berhenti mengejar—lalu pulang dan merapikan dirinya sendiri.”“Jika kau kehilangan
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   June 4, 2025
“Ada pertemuan yang tidak harus dimiliki, cukup dikenang. Ada luka yang tidak harus dibalas, cukup dimengerti. Dan ada cinta yang tidak harus selesai bahagia, cukup untuk menjadikan kita manusia yang lebih bijak.”

Sepotong Langit di Meja Kopi

“Ada pertemuan yang tidak ditakdirkan untuk menjadi perjalanan. Tapi cukup untuk menjadi alasan kita bertumbuh.” — Catatan Hati yang Tidak
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   June 4, 2025
belajar bahwa dalam cinta dan hidup, tidak semua harus bisa direncanakan. Ada kalanya, kita hanya perlu duduk dalam kabut dan percaya bahwa jalan akan muncul.

Ketika Kabut Menghalangi Langkah

“Kadang-kadang, kabut bukan datang untuk menyesatkan arah, melainkan untuk memintamu berjalan lebih pelan agar tak melewatkan suara hatimu sendiri.” .
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   June 3, 2025
Jalan Pulang ke Dalam Diri: Cerita tentang Jeda, Pemulihan, dan Menemukan Arah Hidup

Jalan Pulang ke Dalam Diri: Cerita tentang Jeda

“Kadang yang kita cari bukanlah jawaban, melainkan keberanian untuk menekan tombol jeda—agar detak kita terdengar lagi oleh diri sendiri.” “Terkadang,
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   June 3, 2025
Hubungan yang sehat tidak lahir dari masa lalu yang manis, tapi dari keberanian menyembuhkan luka, dan keputusan sadar untuk hadir secara utuh.

Luka yang Menunggu Bicara

“Bukan waktu yang menyembuhkan. Tapi keberanian untuk menatap luka itu dengan jujur dan memilih untuk melanjutkan hidup.” . Jakarta, awal
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   June 3, 2025
  • «
  • 1
  • …
  • 99
  • 100
  • 101
  • 102
  • 103
  • 104
  • 105
  • …
  • 153
  • »

Search

My Recent Post

  • Kursi di Ujung Meja
  • Yang Belum Dicentang
  • Suara yang Ia Dengar
  • Untuk Siapa?
  • Kartu Nama
  • Museum Makna-Makna Kecil
  • Resign Bermakna: Titik Balik Titik Temu
  • Yang Retak di Matahari Senja
  • Pesta yang Belum Usai
  • Lantai yang Masih Basah

Share To Your Circle

  • Support me and locals
  • Cart
  • My Account

Copyright © 2026 Jeffrey Wibisono V. . All rights reserved

back to top