Jeffrey Wibisono V.
  • Home
  • Profile
  • Blogs
  • Support me and locals
Telepon tak terduga dari masa lalu mengguncang hati Rengganis. Di tengah karier dan hiruk-pikuk kota, ia belajar menata ulang cinta, batas, dan dirinya sendiri.

Magnetisasi Masa Lalu

“Kadang yang paling menggetarkan hati bukan pertemuan pertama,tapi pertemuan ulang yang tak pernah kita rencanakan.” . Telepon itu datang ketika
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   December 7, 2025
Cerpen urban emosional tentang Sasangka dan Raras, dua profesional kelas menengah yang mencari kebeningan hati di tengah tekanan kota dan luka masa lalu.

Nama yang Tak Pernah Benar-Benar Pergi

“Kadang hidup bukan tentang siapa yang kita kejar, tetapi tentang siapa yang tetap tinggal saat hati kita gemetar.” . Hujan
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   December 6, 2025
Cerpen sastra berlatar Jakarta–Malang tentang keluarga kelas menengah yang belajar mengucap perasaan, merawat orang tua, dan menemukan jalan pulang ke diri sendiri.

Kata yang Tak Sempat Diucap

“Luka terdalam seringkali bukan karena tak ada yang bersedia mendengar,melainkan karena kita sendiri tak sanggup menemukan kata yang jujuruntuk menceritakannya.”
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   December 5, 2025
Cerpen emosional berlatar kota tentang Panji, Sekar, Ragil, dan Gunung—orang-orang yang saling melintas, saling mengubah arah hidup, lalu berani melepas.

Di Persimpangan Kesadaran

“Setiap orang yang singgah di hidupmu adalah cermin kecil:ada yang memantulkan lukamu, ada yang memantulkan kuatmu.Tugasmu bukan menahan mereka tetap
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   December 4, 2025
Di tengah gemerlap kota dan janji manis media sosial, Panji belajar bahwa bahasa paling jujur bukan kata-kata, melainkan perilaku yang diam-diam konsisten.

Bahasa yang Diam-diam Bersuara

Perilaku adalah bahasa paling lantang. Kata-kata bisa berputar, tetapi laku tidak pernah berbohong. . Malam turun pelan di Jakarta, seperti
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   December 3, 2025
Cerpen tentang Panji, profesional kelas menengah di kota besar yang belajar memanfaatkan pengaruh kecilnya untuk menyalakan harapan tanpa menjadi martir.

Cahaya Panji di Kota Kaca

“Tidak semua cahaya datang dari lampu jalanan.Ada yang lahir dari dada yang lelah,tapi tetap memilih menerangi orang lain dulu.” .
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   November 30, 2025
  • «
  • 1
  • …
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • …
  • 136
  • »

Search

My Recent Post

  • Laut Tidak Menjawab Apa Pun
  • Negeri yang Belajar Berbicara Pelan
  • Pulang Tanpa Papan Nama
  • Parijoto di Atas Meja Rapat
  • Ia yang Terlihat Baik-Baik Saja
  • Berserah Tanpa Menyerah
  • Jam yang Tidak Pernah Disebut
  • Tetap Ada
  • Biasa
  • Suara yang Layak Didengar

Share To Your Circle

  • Support me and locals
  • Cart
  • My Account

Copyright © 2026 Jeffrey Wibisono V. . All rights reserved

back to top