Jeffrey Wibisono V.
  • Home
  • Profile
  • Blogs
  • Support me and locals
Cerpen sastra emosional tentang ambisi, cinta, keluarga, kehilangan, dan rasa syukur di tengah kehidupan kelas menengah atas perkotaan Indonesia.

Kota, Luka, dan Hal-Hal yang Tetap Tinggal

“Ada orang-orang yang berhasil mendapatkan dunia,lalu kehilangan dirinya sendiri di tengah tepuk tangan.Ada pula yang sempat kehilangan banyak hal,namun justru
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   March 16, 2026
Cerpen sastra urban Indonesia tentang batas diri, relasi dewasa, karier, dan luka batin di tengah gemerlap kelas menengah atas perkotaan.

Di Tikungan Sungai

“Dalam hidup orang dewasa, yang paling melelahkan bukan bekerja keras,melainkan berpura-pura kuat di tengah orang-orang yang hanya menyukai versi dirimu
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   March 15, 2026
Cerpen reflektif tentang Lintang Asmoro Tunggal, lelaki sukses yang memilih hidup sendiri, berdamai dengan masa lalu, dan memberi makna bagi orang lain.

Lelaki yang Memilih Tidak Dimiliki

“Ada orang yang tidak kesepian meski hidup sendiri.Bukan karena tidak membutuhkan siapa pun,melainkan karena hatinya telah berdamai dengan takdirnya.” .
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   March 14, 2026
Cerpen reflektif tentang Lintang Asmoro Tunggal, lelaki urban sukses yang diuji pengkhianatan, keluarga, cinta, dan makna pulang di tengah kerasnya kota.

Saatnya Terjaga

“Ada masa ketika hidup tidak meminta kita menang.Ia hanya meminta kita tidak menyerah.Sebab yang paling kuat bukan orang yang tak
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   March 13, 2026
Cerpen sastra emosional tentang pengkhianatan, kehilangan, dan perjalanan pulang ke diri sendiri di tengah kehidupan urban kelas menengah atas Indonesia.

Belajar Menyendiri

“Pada akhirnya, yang paling menyakitkan bukan ditinggalkan orang lain.Yang paling menyakitkan adalah ketika kita sadar: selama ini kita meninggalkan diri
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   March 12, 2026
Cerpen emosional tentang rumah tangga urban yang tampak utuh, namun dingin dan rapuh di dalam. Reflektif, gelap, tajam, dan menyentuh hati.

Satu Atap Dua Dunia

“Rumah yang paling menyakitkan bukanlah rumah yang penuh amarah.Melainkan rumah yang terlalu lama memelihara diam,sampai penghuninya lupa bagaimana cara saling
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   March 11, 2026
  • «
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • …
  • 148
  • »

Search

My Recent Post

  • Pelabuhan Renjana
  • Riwayat Hati
  • Ada Apanya?
  • Ketika Sunyi Menjadi Berisik
  • Sayap yang Tidak Bersuara
  • Mereka yang Tidak Memilih Kita
  • Kota yang Menyimpan Awan
  • Retak yang Tidak Terlihat
  • Rumah Tua dan Jalan Pulang
  • Menyeterika Perasaan

Share To Your Circle

  • Support me and locals
  • Cart
  • My Account

Copyright © 2026 Jeffrey Wibisono V. . All rights reserved

back to top