Jeffrey Wibisono V.
  • Home
  • Profile
  • Blogs
  • Support me and locals
Cerpen urban emosional tentang Amir yang masa depan kariernya kabur, pulih lewat sahabat, keluarga, dan Ruang Jeda—hingga menemukan hidup yang jujur.

Mereka yang Tampak Baik-Baik Saja

“Kita sering menyebutnya ‘baik-baik saja’ hanya karena kita terlalu lelah menjelaskan luka.”“Yang tampak mapan belum tentu pulang; yang tampak tenang
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   February 21, 2026
Cerpen emosional berlatar kota Indonesia tentang karier, bisnis, dan burnout—ketika mitokondria, ibu, dan pulang mengubah arti “kuat” menjadi manusia.

Mitokondria

“Kadang yang membuat kita kuat bukan ambisi, melainkan sel-sel kecil di dalam diri yang diam-diam tetap bekerja—meski hati sudah hampir
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   February 18, 2026
Cerpen emosional tentang eksperimen relasi di kota besar: saat para profesional sukses belajar hadir, jujur, dan menemukan makna koneksi manusia.

Eksperimen

“Yang paling mengubah hidup sering datang dari percobaan yang tak kita akui sebagai percobaan—sekadar keberanian kecil untuk menjadi manusia.” .
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   February 17, 2026
Cerpen urban emosional tentang Panji yang terjebak utang demi gengsi dan bisnis, lalu belajar melunasi angka sekaligus memulihkan kepercayaan.

Jatuh Tempo: Ketika Angka Menagih Jiwa

“Utang itu bisa dihitung dengan angka. Tapi kepercayaan—ia dihitung dengan luka.” . Namanya Panji. Di kartu nama, ia hanya menulis
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   February 16, 2026
Cerpen emosional tentang “conscious unbossing”: saat pemimpin memilih sadar, bukan mengendalikan—menyelamatkan tim, rumah, dan dirinya sendiri.

Unbossing

“Yang paling melelahkan bukan bekerja keras—melainkan pura-pura baik-baik saja demi terlihat ‘beres’ di mata orang.” . Pagi di kota selalu
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   February 8, 2026
Cerpen sastra emosional tentang cinta dewasa, tanggung jawab, dan kota yang tak tidur—kisah kelas menengah Indonesia dengan akhir sunyi menghantam.

Kota, Api dan Sebuah Cara Pulang

Ada cinta yang menyala seperti api—menghangatkan, membakar, sekaligus membutakan. Dan ada hidup yang tetap menuntut kita waras, bahkan saat hati
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   February 6, 2026
  • «
  • 1
  • …
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • …
  • 148
  • »

Search

My Recent Post

  • Pelabuhan Renjana
  • Riwayat Hati
  • Ada Apanya?
  • Ketika Sunyi Menjadi Berisik
  • Sayap yang Tidak Bersuara
  • Mereka yang Tidak Memilih Kita
  • Kota yang Menyimpan Awan
  • Retak yang Tidak Terlihat
  • Rumah Tua dan Jalan Pulang
  • Menyeterika Perasaan

Share To Your Circle

  • Support me and locals
  • Cart
  • My Account

Copyright © 2026 Jeffrey Wibisono V. . All rights reserved

back to top