Home Artikel oleh Jeffrey Halaman 88
“Kadang yang paling menyakitkan bukan karena ditinggalkan… tapi karena tetap tinggal, tapi tak dianggap.” — Ayunda, dalam sunyi yang tak
“Kadang rumah tetap berdiri, tapi pintunya kita simpan di dada. Agar keluar-masuknya hati hanya lewat keberanian.”“Waras bukan hadiah dari keadaan;
“Yang paling berat dari sebuah langkah bukan telapak yang meninggalkan jejak,melainkan hati yang harus sanggup merelakan arah.” “Terkadang yang membuat
“Kadang hidup tidak bertanya apakah kita siap; ia hanya datang dengan luka. Tugas kita bukan mengusirnya, melainkan menenun arti dari
“Luka adalah peta yang tak kita minta, tapi tanpanya kita takkan pernah pulang.” “Tuhan tidak menaruh luka tanpa pelajaran. Tidak
“Tidak semua yang diam itu rela; sebagian adalah doa yang kelelahan mencari pintu.” “Beberapa kepergian tidak meninggalkan suara. Ia hanya