“Kenapa ya untuk berkarir menjadi PR agak susah..? Maksudnya, perusahaan-perusahaan minta pengalaman minimal 2 tahun di bidangnya. Sayangnya, pengalamanku tidak ada hubungannya dengan dunia humas. Pengalaman kerjaku sekretaris. Any advice? Atau mungkin punya referensi buku humas yang bagus?” Demikian salah satu keluhan, entah pembaca, follower @leonisecret, atau teman-teman yang hadir di acara di mana saya menjadi pembicaranya.

Banyak yang bertanya ke email bagaimana menjadi Public Relations, dan keluhan susahnya berkarir di PR. Hmm..mencapai eksistensi PR emang tak semudah yang dibayangkan. Sekarang sih tinggal menikmati hasilnya, tinggal berjuang untuk posisi yang lebih tinggi. Dulu, saya juga berjuang susah payah menuju karir Public Relations karena saya bukan lulusan Komunikasi tetapi akuntansi.

Awal karir PR itu dimulai sebagai staff Humas salah satu BUMN. ‘Ditemukan’ krn ‘jurnalistik’ nekat. Yes, nekat! Karena tidak ada pengalaman sebagai humas, lebih ke wartawan dan Event Organier. Bahkan saat itu saya masih kuliah, dan selama kontrak kerja 3 tahun saya masih bolak-balik kantor dan kampus, setengah magang setengah kerja gitu deh. Namanya juga belajar. Tetapi sungguh, bisa menulis itu anugerah Tuhan banget!

Masih inget banget pertanyaan pertama dari bos PR pertama saat interview … http://ceksini.info/jalanpublicrelations