“Rumah yang utuh tak selalu hadir dari pasangan yang sempurna. Tapi dari keberanian seorang ibu yang membangun bahagia dari puing-puing
“Perempuan sering kali terlalu sibuk menyelamatkan semua orang… sampai lupa menyelamatkan dirinya sendiri.”— Catatan harian Ayunda, setelah sesi konseling keempat
“Kadang yang paling menyakitkan bukan karena ditinggalkan… tapi karena tetap tinggal, tapi tak dianggap.” — Ayunda, dalam sunyi yang tak
“Kadang rumah tetap berdiri, tapi pintunya kita simpan di dada. Agar keluar-masuknya hati hanya lewat keberanian.”“Waras bukan hadiah dari keadaan;
“Yang paling berat dari sebuah langkah bukan telapak yang meninggalkan jejak,melainkan hati yang harus sanggup merelakan arah.” “Terkadang yang membuat
“Kadang hidup tidak bertanya apakah kita siap; ia hanya datang dengan luka. Tugas kita bukan mengusirnya, melainkan menenun arti dari