“Ada masa ketika hidup tidak meminta kita menang.Ia hanya meminta kita tidak menyerah.Sebab yang paling kuat bukan orang yang tak
“Pada akhirnya, yang paling menyakitkan bukan ditinggalkan orang lain.Yang paling menyakitkan adalah ketika kita sadar: selama ini kita meninggalkan diri
“Rumah yang paling menyakitkan bukanlah rumah yang penuh amarah.Melainkan rumah yang terlalu lama memelihara diam,sampai penghuninya lupa bagaimana cara saling
“Ada urusan yang tak selesai bukan karena nasib menunda, melainkan karena kita terlalu lama menyepelekan detail yang sejak awal meminta
“Semakin dewasa, kita belajar bahwa rumah tidak selalu runtuh karena badai dari luar. Kadang ia retak pelan-pelan karena uang, warisan,
“Orang sering mencintaimu saat kamu mudah dimanfaatkan. Begitu kamu belajar berkata ‘tidak’, mereka menyebutmu berubah.”“Batas bukan tembok kebencian—ia pagar yang