Jeffrey Wibisono V.
  • Home
  • Profile
  • Blogs
  • Support me and locals
Cerpen urban emosional tentang Muninggar dan Amir menata “menu jiwa” di tengah hiruk-pikuk karier, bisnis, dan relasi; belajar memilih asupan batin yang sehat.

Menu Jiwa

“Kenyang itu bukan cuma urusan perut. Ada jiwa yang juga bisa kelaparan—ketika yang kita tonton, kita dengar, kita baca, dan
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   December 29, 2025
Cerpen tentang kepemimpinan, kemewahan, dan pergeseran senyap kehidupan urban kelas menengah ke atas. reflektif ala Kompas Minggu

Lampu-Lampu yang Terus Menyala Setelah Jiwa Pulang

“Yang paling berbahaya bukanlah kehancuran yang terlihat,melainkan keteraturan yang tak lagi bertanya untuk apa ia dijaga.” . Jayeng selalu percaya,
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   December 27, 2025
Cerpen sastra emosional tentang kehidupan kelas menengah perkotaan, relasi dewasa, dan keberanian menutup bab lama demi bernapas kembali.

Bab yang Ditutup agar Dada Kembali Lapang

“Ada bab yang harus ditutup bukan karena kalah, melainkan karena kita akhirnya memilih bernapas.” . Malam itu Jakarta seperti menahan
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   December 27, 2025
Cerpen reflektif tentang orang baik yang memilih diam demi aman. Sebuah kisah sunyi, jujur, dan menghantam nurani tentang kuasa, pendidikan, dan keberanian berpikir.

Di Antara Gedung dan Kesunyian yang Berpikir

“Negeri ini tidak runtuh oleh orang jahat,melainkan oleh orang baik yang terlalu lama memilih aman.” . Pagi kota selalu punya
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   December 26, 2025
Cerita reflektif tentang kesunyian kelas menengah urban, karier, kegagalan, dan makna pulang—dituturkan lirih, jujur, dan manusiawi

Agenda yang Tak Pernah Mencantumkan Pulang

Ada hidup yang rapi di kalender, tetapi berantakan di dada. Kita pandai menamai target, tapi gagap menyebut ‘pulang’. . Di
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   December 26, 2025
Cerpen reflektif tentang pengkhianatan halus dalam bisnis, dukungan keluarga, dan kejernihan batin seorang profesional di Jakarta yang bangkit tanpa dendam.

Ruang yang Ditinggalkan Orang-Orang Pergi

“Tahun ini membuka mataku: aku melihat siapa yang mencintaiku, dan siapa yang hanya mencintai manfaat dariku. Kejernihan itu menyakitkan—tapi menyelamatkan.”
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   December 23, 2025
  • «
  • 1
  • …
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • …
  • 141
  • »

Search

My Recent Post

  • Mitokondria
  • Eksperimen
  • Jatuh Tempo: Ketika Angka Menagih Jiwa
  • Unbossing
  • Kota, Api dan Sebuah Cara Pulang
  • Perimeter
  • Ambigu
  • Menunda Bicara Kehilangan Pulang
  • Aspirasi
  • Bebas

Share To Your Circle

  • Support me and locals
  • Cart
  • My Account

Copyright © 2026 Jeffrey Wibisono V. . All rights reserved

back to top