Jeffrey Wibisono V.
  • Home
  • Profile
  • Blogs
  • Support me and locals
Cerita urban tentang Ayunda yang membangun “pintu” di dirinya: bertahan waras di rumah tanpa pintu, menyusun batas, dan merajut hari-hari dengan keberanian.

Waras Dulu, Sisanya Menyusul!

“Keberanian tidak selalu berteriak. Kadang ia hanya duduk tenang dan berkata dalam hati: ‘Aku memilih waras.’” . Malam turun di
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 24, 2025
Kisah urban tentang Wira yang “merebut kembali waktunya” dengan pitutur Jawa dan strategi modern—hangat, mengharukan, dan membumi seperti kehidupan sehari-hari.

Jam Tangan Ayah

“Waktu tak bisa kembali, tapi selalu bisa dibereskan—jika kita tega merapikan hati sendiri.” .Pagi di Jakarta bukan sekadar waktu, melainkan
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 24, 2025
Cerpen filmis tentang Sakera, pekerja hotel yang belajar meninggalkan masa lalu setelah bertemu tamu asing yang mengajarinya arti langkah ke depan.

Dermaga yang Tak Lagi Menoleh

“Hidup tidak dimulai dari yang hilang, melainkan dari keberanian menatap yang akan datang.” . Pagi di Hotel Astana terbentuk dari
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 24, 2025
Cerita urban tentang Panji yang membangun etos kerja lewat enam tangga Taksonomi Bloom, memadukan pitutur Jawa dengan inovasi hospitality yang menyentuh hati.

Tangga-Tangga Kota

“Tangga kehidupan bukan hanya untuk naik lebih tinggi dari orang lain, melainkan untuk melihat lebih jauh, agar kita tahu bagaimana
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 24, 2025
Cerita urban tentang pekerja hotel yang menyalakan kebaikan di tengah hujan kota, memadukan pitutur Jawa dan nilai global dalam pelayanan yang menyentuh hati.

Lampu Kecil di Lobi Kota

“Yang membuat kota ini bernyawa bukan gedungnya, melainkan hati yang bersedia menyapa—meski lelah, meski hujan.” . Malam itu, hujan turun
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 24, 2025
Cerita urban tentang altruisme di hotel kota: dapur umum, komunitas, dan kebaikan yang jadi strategi berkelanjutan. Mengharubiru, memikat, dan relevan bagi semua.

Api Kecil di Tengah Kota

“Tidak semua pemberian punya harga; sebagian hanyalah tangan yang tak tega melihat orang lain jatuh.” . Pagi di kota selalu
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 23, 2025
  • «
  • 1
  • …
  • 60
  • 61
  • 62
  • 63
  • 64
  • 65
  • 66
  • …
  • 154
  • »

Search

My Recent Post

  • Yang Tersisa Setelah Tepuk Tangan Reda
  • Kembali Naik
  • Lapisan Mood
  • Datang Tepat Waktu
  • Jejak Tangan di Lorong Terakhir
  • Peta Tubuh, Rumah Hati
  • Ketika Nama Menemukan Pemiliknya
  • Mabuk yang Kedua
  • Kursi di Ujung Meja
  • Yang Belum Dicentang

Share To Your Circle

  • Support me and locals
  • Cart
  • My Account

Copyright © 2026 Jeffrey Wibisono V. . All rights reserved

back to top