Jeffrey Wibisono V.
  • Home
  • Profile
  • Blogs
  • Support me and locals
Cerpen urban inspiratif tentang Pasar Kalisasih, ruang publik yang lahir dari mimpi, kebiasaan, dan aksi. Mengharukan, filmis, dan penuh motivasi.

Pasar Kalisasih: Aksi yang Menyalakan Kota

“Aksi itu obat. Impian hanya sembuh kalau kau melangkah.Jangan menunggu tenang untuk bergerak; bergeraklah agar hatimu tenang.” . Malam di
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 23, 2025
Cerpen urban emosional tentang kepemimpinan yang memanusiakan: pitutur Jawa, krisis listrik, dan lahirnya budaya kerja yang jujur, kolaboratif, dan transformasional.

Cahaya dari Badai di Atas Gedung Kaca

“Pemimpin yang baik bukan orang paling lantang di ruang rapat, melainkan orang yang paling jernih di ruang batinmu.” . Di
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 23, 2025
Cerita urban tentang empat sahabat yang menyalakan harapan warga menghadapi perubahan kota—mengubah data, empati, dan gotong royong menjadi kebijakan manusiawi.

Empat Arah Angin di Kota

“Urip iku urup: hidup berarti ketika kita menyalakan cahaya pada hidup orang lain—meski koreknya berasal dari saku yang sama-sama pas-pasan.”
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 23, 2025
Cerpen urban mengharubiru tentang karier, pitutur Jawa, dan keberanian memilih jalan: dari gedung kaca Jakarta ke “Jejak” yang menyalakan hidup banyak orang.

Jejak di Gedung Kaca

“Jangan terpesona oleh jabatan; terpesonalah oleh daya juang yang sabar dan cara berhenti yang tepat. Pada akhirnya, nilai manusia diukur
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 22, 2025
Cerita urban tentang Ambyah yang belajar menjaga jarak, berdiri pada harga diri, dan memandang kota berbeda—berkat seseorang yang tanpa sadar mengubahnya.

Tak Semua Kata Itu Tulus

“Tidak semua yang manis berniat menyembuhkan.Di antara janji, ada jeda yang menyadarkan: memilih jarak adalah cara lain dari menjaga diri.”
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 22, 2025
Cerpen emosional tentang Umar yang belajar bertahan dari penderitaan di tengah kota. Kisah haru, filmis, logis, menyentuh hati pembaca.

Jalan Sunyi di Kota yang Tak Pernah Tidur

“Tak ada seorang pun yang bisa melindungimu dari penderitaanmu. Satu-satunya jalan adalah bertahan dan melewatinya.” . Luka yang Tak Terucapkan
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 22, 2025
  • «
  • 1
  • …
  • 61
  • 62
  • 63
  • 64
  • 65
  • 66
  • 67
  • …
  • 154
  • »

Search

My Recent Post

  • Yang Tersisa Setelah Tepuk Tangan Reda
  • Kembali Naik
  • Lapisan Mood
  • Datang Tepat Waktu
  • Jejak Tangan di Lorong Terakhir
  • Peta Tubuh, Rumah Hati
  • Ketika Nama Menemukan Pemiliknya
  • Mabuk yang Kedua
  • Kursi di Ujung Meja
  • Yang Belum Dicentang

Share To Your Circle

  • Support me and locals
  • Cart
  • My Account

Copyright © 2026 Jeffrey Wibisono V. . All rights reserved

back to top