Home Jakarta Halaman 19
“Keputusan yang hebat tidak lahir dari siapa yang paling keras suara dan tajam argumen, tapi dari siapa yang paling bijak
“Setiap kali kau marah pada sesuatu, tanyakan pada dirimu: jika besok aku tiada, apakah marah ini pantas menghabiskan waktuku yang
“Ada waktunya kita berhenti berbicara, bukan karena kalah, melainkan karena sadar: sebagian telinga memang ditakdirkan tak mau mendengar.” “Sebagian luka
“Kadang-kadang, luka tidak lahir dari bentakan atau makian; ia tumbuh dari kata-kata yang sengaja tidak diucapkan, berulang-ulang, sampai hati belajar
“Kesempurnaan batin bukan saat kau tidak lagi menangis, tapi saat air matamu tidak lagi membutakanmu dari kebenaran.” . Di Jakarta,
“Kadang-kadang, kabut bukan datang untuk menyesatkan arah, melainkan untuk memintamu berjalan lebih pelan agar tak melewatkan suara hatimu sendiri.” .