Ada hidup yang rapi di kalender, tetapi berantakan di dada. Kita pandai menamai target, tapi gagap menyebut ‘pulang’. . Di
“Tahun ini membuka mataku: aku melihat siapa yang mencintaiku, dan siapa yang hanya mencintai manfaat dariku. Kejernihan itu menyakitkan—tapi menyelamatkan.”
“Pelan itu bukan lamban. Pelan adalah cara hati memberi waktu pada diri sendiri—agar tidak meledak, tidak menyerah, dan tidak kehilangan
Sebuah Buku tentang Rasa, Etika, dan Arah Baru Hospitality Indonesia . . Informasi Buku Judul: n-JAWA-ni: Kearifan Lokal Jawa Go
“Kadang, bentuk sayang paling dewasa adalah menjauh—bukan karena benci, tapi karena hidupmu tidak boleh jadi tempat sampah bagi racun orang
“Kita sering sibuk menilai orang dari jabatan, padahal semesta kadang menyembunyikan mahkota di kepala yang paling diam.” . Pagi itu