“Orang yang paling rapi biasanya menyimpan paling banyak yang tidak sempat ia berantakan-kan.” . Malam Jakarta seperti kaca yang terus
“Balas dendam paling melelahkan adalah berharap orang berubah.Pemulihan paling sunyi adalah berubah tanpa perlu menjelaskan.” . Jakarta, pada jam-jam tertentu,
“Kadang yang paling dewasa bukan bertahan, melainkan berhenti mengejar.Sebab tidak semua yang pergi perlu dikejar—sebagian hanya perlu dilepas dengan hormat.”
“Bahagia itu bukan soal menambah yang baru, melainkan berani melepas yang sudah pergi, mensyukuri yang masih tinggal, lalu menatap hari
Ada hati yang tak bisa dibakar oleh amarah, dan tak bisa dibasahi oleh air mata orang lain—karena ia belajar menjadi
Pagi di Jakarta itu selalu punya cara sendiri untuk terlihat “baik-baik saja”. Seolah kemacetan, target, notifikasi, dan janji-janji rapat yang