Home sastra indonesia Halaman 3
“Semakin dewasa, kita belajar bahwa rumah tidak selalu runtuh karena badai dari luar. Kadang ia retak pelan-pelan karena uang, warisan,
“Lantai tigapuluh tiga mengajariku satu hal: semakin tinggi kita naik, semakin mudah kita lupa cara pulang.”“Di kota, orang dewasa tidak
“Kadang yang membuat kita kuat bukan ambisi, melainkan sel-sel kecil di dalam diri yang diam-diam tetap bekerja—meski hati sudah hampir
“Kadang yang paling kita butuhkan bukan ide baru,melainkan keberanian untuk mendengar lebih lama.” . Kota yang Terlihat Baik-Baik Saja Kota
“Kadang yang paling dewasa bukan bertahan, melainkan berhenti mengejar.Sebab tidak semua yang pergi perlu dikejar—sebagian hanya perlu dilepas dengan hormat.”
Ada hati yang tak bisa dibakar oleh amarah, dan tak bisa dibasahi oleh air mata orang lain—karena ia belajar menjadi