Jeffrey Wibisono V.
  • Home
  • Profile
  • Blogs
  • Support me and locals
Cerpen inspiratif tentang Reksandha, pemuda Jakarta kelas menengah atas, yang menumbuhkan kepercayaan diri sejati di tengah gemerlap kota.

Seberkas Cahaya di Ujung Jalan Thamrin

“Keberanian bukan tentang tak punya rasa takut, tapi memilih untuk tetap melangkah meski takut masih tinggal di dada.” — anonim
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 26, 2025
Cerpen inspiratif tentang Cindhe Laras dan 8 keterampilan hidup yang membawanya bertumbuh di Jakarta. Emosional, memikat, dan menyentuh hati.

Di Antara Angka, Mesin, dan Luka

“Yang tampak hebat di luar, belum tentu kuat di dalam; dan yang sederhana di luar, sering justru penuh tenaga di
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 26, 2025
Cerpen inspiratif tentang Jay, staf resort Bali yang membuktikan bahwa keilmuan hospitality sejati lahir dari hati, bukan dari teori semata.

Jejak Hati di Uluwatu

“Yang tidak terlihat seringkali yang paling terasa: niat tulus, keramahan, dan ketulusan hati.” . Di tepi tebing Uluwatu, laut seperti
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 26, 2025
Cerpen emosional tentang Tumenggung Lodra, pria karier urban yang memilih mundur dengan tenang dan menciptakan gerakan nasional bermakna. Akhir yang damai.

Langkah Terakhir Tumenggung Lodra

“Ada saatnya hidup tak meminta kita berlari, hanya duduk sejenak, menatap senja, dan menerima bahwa tak semua yang kita perjuangkan
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 25, 2025
Cerpen emosional tentang Panjalu, lelaki yang memilih pergi demi menyayangi diri sendiri. Sebuah kisah pulang yang menghangatkan hati.

Jejak Langkah di Tanah yang Mengerti Luka

“Kadang kita harus pergi bukan karena benci—melainkan karena ingin tetap utuh. Yang pulang duluan bukan selalu yang kalah, melainkan yang
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 25, 2025
Cerpen urban tentang Raras, perempuan profesional yang memilih mundur dari lingkungan kerja dan sosial yang toksik demi menjaga batas dan merawat kewarasan.

Jatuh yang Menyembuhkan

“Kadang yang paling keras bukan benturan batu, melainkan pelukan hening yang memaksa kita mendengar suara hati sendiri.” “Pergi bukan berarti
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 25, 2025
  • «
  • 1
  • …
  • 61
  • 62
  • 63
  • 64
  • 65
  • 66
  • 67
  • …
  • 138
  • »

Search

My Recent Post

  • Beras Jagung di Meja Kaca
  • Lantai Dasar
  • Buku Memahami Perjanjian Pengelolaan Hotel
  • Mesin yang Batuk, Kota yang Mengajar
  • O-Ring di Dalam Dada
  • Mereka yang Datangnya Dinantikan
  • Di Antara Aman dan Benar
  • Harga Sebuah Sikap
  • Kabar yang Tak Pernah Ditanyakan
  • Tidak Gratis

Share To Your Circle

  • Support me and locals
  • Cart
  • My Account

Copyright © 2026 Jeffrey Wibisono V. . All rights reserved

back to top