“Yang paling sulit bukan memilih siapa yang benar. Yang paling sulit adalah tetap manusia ketika semua orang memintamu menjadi kubu.”
“Pada akhirnya, anak-anak bukan hanya tumbuh menjadi cermin wajah kita—mereka tumbuh menjadi jawaban atas semua luka, lelah, dan doa yang
“Uang tidak pernah benar-benar menunjukkan siapa kita. Ia hanya menyorot, dengan lampu yang terlalu terang, apa yang diam-diam kita sembah.”
“Semakin dewasa, kita belajar bahwa rumah tidak selalu runtuh karena badai dari luar. Kadang ia retak pelan-pelan karena uang, warisan,
“Ada musuh yang tak perlu kau kalahkan dengan suara keras.Ia cukup dipermalukan oleh satu hal yang tak ia punya: kerendahhatian.”
“Yang paling berbahaya bukanlah kehancuran yang terlihat,melainkan keteraturan yang tak lagi bertanya untuk apa ia dijaga.” . Jayeng selalu percaya,