“Kita tidak selalu kemaruk pada harta. Kadang kita kemaruk pada kemungkinan—ingin menjadi segalanya, memiliki semuanya, dan akhirnya tidak benar-benar hadir
“Kita dapat menyembunyikan jabatan, saldo rekening, kegagalan, bahkan kesepian. Tetapi tubuh selalu meninggalkan jejak tentang siapa diri kita ketika tidak