Home Menak Malangan Halaman 3
Tentang Orang Kota yang Lelah Tampil Menang, Lalu Belajar Pulang kepada Dirinya Sendiri . “Kadang hidup tidak meminta kita menjadi
“Kadang seseorang terlihat berjalan sendiri, padahal di belakangnya ada doa, pengalaman, luka, sahabat, guru, dan orang-orang baik yang diam-diam menjadi
“Pelan itu bukan lamban. Pelan adalah cara hati memberi waktu pada diri sendiri—agar tidak meledak, tidak menyerah, dan tidak kehilangan
“Kadang, dengan kehilangan orang lain, kita akhirnya menemukan diri sendiri.Kedamaian bukan hadiah tahun baru; ia adalah keputusan yang diulang setiap
“Hidup yang tidak bergerak akan menumbuhkan jamur di hati. Meski pelan, selangkah tetaplah selangkah.”— catatan di balik tiket parkir yang
“Benih yang baik tak memilih tanah; ia memilih tekad orang yang menanamnya.” . Hujan baru saja selesai. Sisa-sisa air menempel