Home kehidupan perkotaan
“Ada orang yang hidup di rumah besar, tetapi jiwanya sempit. Ada orang yang menggenggam dunia, tetapi tak sanggup memegang dirinya
“Semakin dewasa, kita belajar bahwa rumah tidak selalu runtuh karena badai dari luar. Kadang ia retak pelan-pelan karena uang, warisan,
“Lantai tigapuluh tiga mengajariku satu hal: semakin tinggi kita naik, semakin mudah kita lupa cara pulang.”“Di kota, orang dewasa tidak
“Kadang yang membuat kita kuat bukan ambisi, melainkan sel-sel kecil di dalam diri yang diam-diam tetap bekerja—meski hati sudah hampir
“Kadang yang paling kita butuhkan bukan ide baru,melainkan keberanian untuk mendengar lebih lama.” . Kota yang Terlihat Baik-Baik Saja Kota
“Bukan peristiwa yang mengacaukan hidup kita, melainkan penilaian kita atas peristiwa itu. Dan setiap penilaian—setiap sikap—selalu menagih harga.” . Jakarta