“Ada lelaki yang dikenal dari tempat ia berdiri. Ada pula lelaki yang baru dikenali setelah orang-orang melihat sejauh apa ia
“Pada akhirnya, kita pulang bukan ke alamat rumah, melainkan ke alamat hati—tempat di mana keberanian dan kejujuran saling berpelukan.” .
“Teknologi boleh melesat ke depan, tetapi kearifanlah yang memastikan kita pulang dengan selamat.” . Papan Reklame yang Menyalakan Malam Jakarta
“Setiap hari ada bagian diri yang pergi; yang tinggal belajar menyambut yang baru. Bila tak lagi mengenali cermin, mungkin itulah
“Urip iku urup: hidup berarti ketika kita menyalakan cahaya pada hidup orang lain—meski koreknya berasal dari saku yang sama-sama pas-pasan.”
“Hidup bukan tentang apa yang kamu capai, tapi tentang apa yang kamu nyalakan di hati orang lain.” “Urip iku urup—bila