“Pada akhirnya, anak-anak bukan hanya tumbuh menjadi cermin wajah kita—mereka tumbuh menjadi jawaban atas semua luka, lelah, dan doa yang
“Kita tidak pernah benar-benar tahu seberapa sempit lorong hidup seseorang, sampai kita berhenti berdiri sebagai hakim di depan pintunya.” .
“Ada orang-orang yang hidupnya tidak pernah benar-benar mudah. Bukan karena mereka kurang pintar, melainkan karena nasib hanya mau membuka pintu
“Semakin dewasa, kita belajar bahwa rumah tidak selalu runtuh karena badai dari luar. Kadang ia retak pelan-pelan karena uang, warisan,
“Kita tumbuh bukan karena dunia memudahkan, melainkan karena hati bersedia disulitkan untuk menjadi lebih bening.” . Malam menempel pada kaca-kaca
“Kadang yang membuat kita kehilangan bukan badai besar,tapi percikan kecil yang tak kita padamkan saat masih bisa.” . Aku pertama