Home Jakarta Halaman 3
“Kadang keluarga tidak memberi jawaban—mereka memberi cermin. Dan di cermin itu, kita melihat luka yang selama ini kita sebut ‘biasa’.”
“Segala yang merusak hidup sering datang tanpa teriak—ia menyamar sebagai hal yang biasa.” . Jakarta malam itu tidak sedang marah.
“Tahun ini membuka mataku: aku melihat siapa yang mencintaiku, dan siapa yang hanya mencintai manfaat dariku. Kejernihan itu menyakitkan—tapi menyelamatkan.”
“Ada harga yang tak boleh ditawar: harga dirimu sendiri.Sebab hidup yang tenang sering lahir dari keputusan yang membuatmu berdiri sendirian.”
“Kadang musuh paling kejam bukan orang lain, tapi cara kita memperlakukan diri sendiri. Maka, sebelum menuntut dunia minta maaf, belajarlah
“Kadang, senjata paling mematikan bukanlah kata-kata yang lantang, melainkan ketenangan yang tak bisa mereka beri nama.” . Hujan baru saja