Home Jakarta Halaman 15
“Bersyukur bukan karena semua sempurna, melainkan karena hati belajar menerima yang retak tanpa kehilangan cahaya.” “Kita sering kali lupa bahwa
“Kadang, yang kita sebut cahaya hanyalah keberanian untuk tidak mematikan hati saat dunia memadamkan lampu.”“Yang patah sebenarnya bukan hidup—yang patah
“Kadang, yang membuatmu bertahan bukan lagi mimpi,tapi kenangan yang kau jaga dengan penuh hormat pada nilai-nilai lama.” . Jakarta, sehabis
“Berubah bukan soal meninggalkan, tapi memilih arah baru agar tetap bisa bertumbuh.” . Hujan di Jakarta turun seperti kalimat yang
“Jangan biarkan luka menuntun balas; biarkan ia menuntun pulang—ke versi dirimu yang lebih jujur.” . “Yang paling menyakitkan bukanlah dikhianati
“Kadang yang paling berani dari seorang pemimpin adalah membiarkan ide orang lain bersinar, lalu ikut merayakan cahayanya.” . Kepemimpinan bukan