“Pada suatu usia, hidup tidak lagi bertanya seberapa tinggi kita pernah berdiri. Hidup hanya ingin tahu: ketika lantai di bawah
“Ada masa ketika hidup tidak meminta kita berlari lebih cepat. Ia hanya meminta kita berani mengakui bahwa jalan yang lama
“Ada peristiwa yang tidak meminta penjelasan,hanya meminta sikap.” Jingga membaca kabar itu ketika kota belum sepenuhnya bangun. Kopinya masih panas,
“Yang hilang bukan rumah, tapi peta—tentang siapa yang bisa dititipi anak, di mana suara air mengalir, dan bagaimana cara manusia
“Kadang bukan kota yang membuat kita sesak, melainkan kenangan yang tidak mau pulang.” . Di Bawah Lampu yang Tidak Pernah
“Kerja yang baik bukan soal tampak sibuk, melainkan bagaimana hati ikut bekerja: jujur, tekun, dan tetap berdaya meski badai datang.”