Home cerpen sastra Halaman 4
“Hidup bukan hanya tentang memenangkan pertarungan, melainkan tentang berani mengerti isi hati manusia—termasuk hati yang berbeda dari milikmu.” . Lampu-lampu
“Di kantor, yang sering saling salah kira bukan niat, melainkan cara.Yang tua mengira sabar adalah diam, yang muda mengira berani
“Yang mengerti akan tetap mengerti, meski kita tak berkata apa-apa. Yang memilih buta, tak akan melihat walau kita menyalakan pelita.”
“Kadang diam bukan karena kalah, melainkan karena lelah menjelaskan pada telinga yang tak pernah ingin mendengar.” “Ada orang yang berhenti
“Mencintai tidak cuma soal membahagiakan. Kadang-kadang, sesederhana tenang berada di sana.” . Di Antara Kidung dan Keris Namanya Sojapati. Dalam