Home Cerpen Indonesia
“Ada orang yang pandai memperbaiki jam, tetapi terlambat menyadari bahwa yang rusak bukan waktunya, melainkan hati orang-orang yang ia paksa
“Yang paling mahal dari hidup bukanlah mata uangnya, melainkan harga diri yang tetap utuh ketika dunia menilai manusia dari kurs,
“Kadang jalan hidup tampak halus, bersih, dan meyakinkan. Padahal yang menentukan kita jatuh atau selamat bukan permukaannya, melainkan apa yang
“Yang dipamerkan belum tentu dimiliki dengan tenang.Yang dimiliki dengan tenang, sering justru tak ingin dipamerkan.Sebab pada akhirnya, manusia tidak hancur
“Ada musuh yang tak perlu kau kalahkan dengan suara keras.Ia cukup dipermalukan oleh satu hal yang tak ia punya: kerendahhatian.”
“Kadang, dengan kehilangan orang lain, kita akhirnya menemukan diri sendiri.Kedamaian bukan hadiah tahun baru; ia adalah keputusan yang diulang setiap