Home cerpen emosional Halaman 3
“Hidup tak menjanjikan ulang, hanya kesempatan yang berlalu.Bila punya sedikit saja kebebasan, pakailah—sebelum jam habis.” . Malam Jakarta seperti kaca
“Yang paling ramah sering menyimpan sunyi. Yang paling mengerti orang lain kerap memeluk luka sendiri. Dan yang paling ringan tangannya
“Keberanian tidak selalu berteriak. Kadang ia hanya duduk tenang dan berkata dalam hati: ‘Aku memilih waras.’” . Malam turun di
“Tak ada seorang pun yang bisa melindungimu dari penderitaanmu. Satu-satunya jalan adalah bertahan dan melewatinya.” . Luka yang Tak Terucapkan
“Tak peduli sekeras apa tawa yang dipertontonkan, derita yang disembunyikan selalu lebih nyaring terdengar oleh hati yang tulus.” . Senja
“Pion selalu membenci pion lainnya, sedangkan para pemain catur biasanya bersahabat baik.” . Bukan Cuma Langit yang Berubah Langit Jakarta