Jeffrey Wibisono V.
  • Home
  • Profile
  • Blogs
  • Support me and locals
Cerpen tentang burnout, kehilangan, dan pemulihan dalam dunia kerja perkotaan. Mengharubiru, faktual, dan menyentuh, dengan gaya narasi Kompas Minggu.

Lantai Paling Sepi di Gedung Tertinggi

“Lantai paling tinggi bukanlah yang paling megah, tapi yang paling sunyi—karena di sanalah kita benar-benar bertemu dengan diri sendiri.” .
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 24, 2025
Cerpen menyentuh hati tentang sabbatical, makna hidup, dan pemanfaatan teknologi di era Marketing 6.0. Sebuah refleksi emosional untuk profesional muda Indonesia.

Di Langit yang Sama, Aku Menemukan Diriku

“Kadang, untuk menemukan arah pulang, seseorang harus tersesat begitu jauh—hingga ia tak lagi mengenali siapa dirinya.” Langit Jakarta di bulan
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 24, 2025
Cerpen emosional berlatar Jakarta tentang cinta yang dikhianati dan kebangkitan perempuan perkotaan. Kisah luka, harapan, dan harga diri yang kembali utuh.

Seketika Emas itu Menangis

“Jika takdir meletakkan setangkai mawar di tengah tumpukan duri, bukan berarti kita harus menggenggam semuanya. Cukup petik harumnya, lalu berjalanlah
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 23, 2025
Cerpen emosional berlatar Jalan Ijen Malang, tentang Jatikusumo yang mencari rumah di tengah luka keluarga hingga berdamai dan menjadi rumah bagi dirinya sendiri.

Kamu adalah Rumahmu Sekarang

“Tidak semua luka butuh pelukan. Ada luka yang justru sembuh setelah kita berjalan menjauh.” . Sore itu hujan turun perlahan
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 23, 2025
Cerpen emosional berlatar Jawa, tentang cinta ibu dan anak yang tak terucap namun abadi. Kisah mengharubiru yang menyentuh hati dan penuh makna kehidupan.

Di Mana Aku Berada

“Tak semua yang setia harus selalu tampak. Kadang, ia adalah angin yang tak terlihat namun setia mengantar rindu pulang.” .
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 22, 2025
Cerpen menyentuh hati tentang kedewasaan, keikhlasan, dan cinta yang harus dilepas. Gaya narasi mendalam seperti Tere Liye, berlatar Indonesia.

Menjadi Dewasa di Tengah Hujan

“Dewasa itu soal tahu kapan bersuara dan kapan menahan kata.Tahu kapan harus bertahan, kapan harus mundur, dan kapan rela melepas
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   July 22, 2025
  • «
  • 1
  • …
  • 66
  • 67
  • 68
  • 69
  • 70
  • 71
  • 72
  • …
  • 141
  • »

Search

My Recent Post

  • Mereka yang Tampak Baik-Baik Saja
  • Mitokondria
  • Eksperimen
  • Jatuh Tempo: Ketika Angka Menagih Jiwa
  • Unbossing
  • Kota, Api dan Sebuah Cara Pulang
  • Perimeter
  • Ambigu
  • Menunda Bicara Kehilangan Pulang
  • Aspirasi

Share To Your Circle

  • Support me and locals
  • Cart
  • My Account

Copyright © 2026 Jeffrey Wibisono V. . All rights reserved

back to top