Jeffrey Wibisono V.
  • Home
  • Profile
  • Blogs
  • Support me and locals
Cerpen urban mengharubiru tentang pertemanan, ambisi, dan ritus kecil di Jakarta—menemukan arti pulang di tengah riuhnya kota.

Jalan yang Tak Pernah Sepi

“Persahabatan yang paling jujur lahir dari kebiasaan sederhana: menyapa, mendengar, dan menunggu giliran untuk mengerti.”“Kamu boleh mengejar langit, tapi jangan
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   September 2, 2025
Di Jakarta yang basah dan letih, Rengganis, Samba, dan Jokotole merawat kota dengan “Ritual Kopi Tengah Malam”, stoples kalimat jujur, dan keberanian menjadi diri yang baru.

Menjadi Orang Asing bagi Diri Sendiri

“Setiap hari ada bagian diri yang pergi; yang tinggal belajar menyambut yang baru. Bila tak lagi mengenali cermin, mungkin itulah
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   September 2, 2025
Cerita urban mengharukan tentang hotel kecil yang menang lewat kelincahan dan pitutur Jawa—hangat, filmis, dan memotivasi untuk berubah tanpa kehilangan hati.

Stoples Jalan Pulang

“Dalam hidup yang deras, menang bukan soal siapa paling besar, melainkan siapa paling cepat belajar—lalu berani berubah tanpa kehilangan hati.”
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 29, 2025
Cerpen urban filmis tentang Sarka yang menggambar ulang hidupnya dengan strategi piramida—dari pesisir masa kecil hingga lantai hub logistik. Menyentuh, faktual, memberi arah.

Peta yang Menggambar Ulang Hidupku

“Strategi yang baik adalah seperti jalan sunyi—ia tidak berisik, tidak silau, tetapi menuntun banyak kaki sampai tujuan.” .   Jakarta.
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 29, 2025
Cerpen urban reflektif tentang kerja kelas menengah perkotaan: ambisi, burnout, dan empati. Hard skills membuka pintu, soft skills menghidupkan ruang tamu.

Ruang Tamu di Balik Pintu Kaca

“Kemampuan teknis membukakan pintu; cara kita memperlakukan manusia membuat kita dipersilakan duduk.”“Ketika ambisi menekan dada, tariklah napas: yang paling berharga
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 29, 2025
Cerpen urban tentang hotel di Jakarta yang belajar jujur, mempraktikkan pitutur Jawa, dan menjadikan autentisitas sebagai magnet. Hangat, emosional, dan memikat.

Rumah Tamu yang Belajar Jujur

“Autentisitas itu sederhana: menjadi diri sendiri ketika dunia meminta kita jadi orang lain.”“Urip iku urup—hidup berarti menerangi.” . Amir menatap
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   August 29, 2025
  • «
  • 1
  • …
  • 46
  • 47
  • 48
  • 49
  • 50
  • 51
  • 52
  • …
  • 144
  • »

Search

My Recent Post

  • Saatnya Terjaga
  • Belajar Menyendiri
  • Satu Atap Dua Dunia
  • Sebelum Retak Membesar
  • Katalog yang Tak Pernah Dibaca
  • Lilin yang Belajar Padam
  • Istana di Bulan
  • Sisa yang Tersisa
  • Langit Tidak Menyimpan Dendam
  • Gelar di Dinding Retak

Share To Your Circle

  • Support me and locals
  • Cart
  • My Account

Copyright © 2026 Jeffrey Wibisono V. . All rights reserved

back to top