Jeffrey Wibisono V.
  • Home
  • Profile
  • Blogs
  • Support me and locals
Kisah emosional tentang cinta yang hilang, keluarga, dan keberanian untuk kembali pulang pada diri sendiri ketika semesta akhirnya memilih berpihak.

Pada Waktunya Kita Akan Pulang Juga

“Kesabaran bukan berarti diam. Kesabaran adalah keberanian untuk tetap berharap, bahkan ketika dunia tidak memberi kita alasan.” . Hujan selalu
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   November 23, 2025
Cerpen tentang pemimpin yang tak dewasa secara emosional di kantor modern Jakarta, dilihat dari mata tim yang belajar menata batas, keberanian, dan harga diri.

Pemimpin Tanpa Cermin

“Suara paling berbahaya dari seorang pemimpin bukan ketika ia berteriak,tetapi ketika ia diam sambil mengambil keputusan kecil yang perlahanmelukai semua
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   November 23, 2025
Cerpen urban tentang Jayengrana yang memilih ketenangan sebagai senjata untuk memutus manipulasi di panggung korporat—mengharukan, reflektif, solutif.

Senjata yang Tidak Bernama

“Kadang, senjata paling mematikan bukanlah kata-kata yang lantang, melainkan ketenangan yang tak bisa mereka beri nama.” . Hujan baru saja
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   November 23, 2025
Retna dan sahabat-sahabatnya belajar menunggangi gelombang hidup: karier, keluarga, dan impian yang nyaris tenggelam, lalu menemukan makna baru untuk pulang.

Di Antara Gelombang Kota

“Hidup selalu datang dalam gelombang; kita tidak selalu siap, tapi kita selalu punya pilihan: tenggelam dalam ketakutan, atau belajar menari
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   November 22, 2025
Kesepian bukan alasan kembali pada cinta yang melukai.

Kesepian Bukan Alasan Kembali

“Kesepian bukan alasan untuk kembali pada seseorang yang pernah melukaimu.Haus akan perhatian bukan pembenaran untuk meneguk racun yang sama.” “Kesepian
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   November 22, 2025
Cerita emosional tentang Panji yang kehilangan karier dan cinta, lalu menemukan makna baru ketika waktu memilihkan jalan yang tak terduga melalui Rumah Lindu.

Waktu yang Memilihkan Jalan

“Kadang hidup tidak menunggu kita siap. Ia hanya bergerak—dan kita dipaksa mengikuti arah yang waktu pilihkan.” . Senja di balkon
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   November 22, 2025
  • «
  • 1
  • …
  • 24
  • 25
  • 26
  • 27
  • 28
  • 29
  • 30
  • …
  • 154
  • »

Search

My Recent Post

  • Yang Tersisa Setelah Tepuk Tangan Reda
  • Kembali Naik
  • Lapisan Mood
  • Datang Tepat Waktu
  • Jejak Tangan di Lorong Terakhir
  • Peta Tubuh, Rumah Hati
  • Ketika Nama Menemukan Pemiliknya
  • Mabuk yang Kedua
  • Kursi di Ujung Meja
  • Yang Belum Dicentang

Share To Your Circle

  • Support me and locals
  • Cart
  • My Account

Copyright © 2026 Jeffrey Wibisono V. . All rights reserved

back to top