“Kota dibangun oleh tangan manusia, tapi dihancurkan oleh keputusan yang tidak berpihak pada manusia.” . Baca sebelumnya: https://jeffreywibisono.com/romantisme-kota-malang-kota-tempat-mencari-validasi/ . Kota yang
“Di usia muda, kita sering mengira yang perlu kita kejar adalah kecepatan—padahal yang paling sulit adalah menemukan arah.” . Baca
“Di kota yang pelan, mimpi yang bertahan bukan yang paling keras suaranya, tapi yang paling sabar menunggu hari baik.” .
“Tidak semua pelajaran harus disampaikan dengan suara lantang. Ada yang hanya bisa dipahami lewat sunyi.” . Baca sebelumnya: https://jeffreywibisono.com/romantisme-kota-malang-di-kota-ini-kita-belajar-pelan/ Pagi yang
“Ada kota yang tidak hanya kau tempati, tetapi juga kau izinkan tinggal di dalam hatimu. Di sanalah kau belajar pelan,
“Jika kamu menjual diri sebagai yang termurah, jangan kaget ketika dunia memperlakukanmu seolah-olah kamu tak pernah layak menjadi yang terbaik.”