Jeffrey Wibisono V.
  • Home
  • Profile
  • Blogs
  • Support me and locals
Cerpen urban tentang Retna, Jayeng, Kelas, dan Adaninggar membangun “Kota Teduh”—memilih nilai di tengah tawaran besar, merawat empati, dan memanusiakan pelayanan.

Senja di Apartemen Retna

“Tidak semua yang hadir di hidupmu pantas kau selamatkan.Ada yang dititipkan untuk diajari, ada yang dihadirkan untuk menguji,dan ada pula
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   October 14, 2025
Cerita urban tentang Panji, Sekar, dan Ragil: melepaskan yang retak, merawat keterampilan, dan jadi lilin kecil yang menerangi gelap kota—hangat, reflektif, menguatkan.

Ketika Lilin Bicara pada Matahari

“Di gelap, cahayamu yang kecil mungkin lebih berarti daripada terangku.” . Pagi di Jakarta Selatan tidak pernah benar-benar pagi; ia
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   October 13, 2025
Cerpen reflektif urban tentang Jayeng dan Keumala, dua jiwa kota yang belajar bahwa hidup tak harus cepat—karena pelan, ternyata, juga cara pulang.

Pelan Adalah Cara Pulang

“Yang terburu-buru sering sampai duluan, tapi bukan selalu sampai di tempat yang benar.” . Hujan sore itu menempelkan bau aspal
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   October 13, 2025
Cerpen reflektif tentang Raras, arsitek perempuan yang memilih diam sebagai strategi hidup dan karier. Tiga detik dalam diam yang mengubah cara dunia mendengarnya.

Tiga Detik Dalam Diam

“Kadang, kekuatan paling tajam bukan dari kata yang diucap, tapi dari diam yang disadari.” Di kota yang tak pernah benar-benar
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   October 13, 2025
Cerpen urban emosional tentang Panji & Sekar: bisnis, edukasi, dan cinta yang tertib di kota kaca. Menanam nilai, merawat janji, menumbuhkan yang baik—pelan.

Asmaradana

“Cinta tak selalu berawal dari tatapan, kadang dari keheningan yang saling memahami.” . Pagi datang tanpa nama. Di ruang kerjanya
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   October 13, 2025
Kisah urban mengharukan tentang Narpati, Kenongo, dan Raras yang belajar melepaskan ambisi, cinta, dan masa lalu—hingga menemukan rumah di dalam diri.

Sampai Jumpa di Tikungan Waktu

“Tidak semua yang kita genggam adalah milik kita; beberapa hanya menitip hikmah untuk kemudian kita kembalikan dengan doa yang baik.”
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   October 12, 2025
  • «
  • 1
  • …
  • 24
  • 25
  • 26
  • 27
  • 28
  • 29
  • 30
  • …
  • 141
  • »

Search

My Recent Post

  • Mitokondria
  • Eksperimen
  • Jatuh Tempo: Ketika Angka Menagih Jiwa
  • Unbossing
  • Kota, Api dan Sebuah Cara Pulang
  • Perimeter
  • Ambigu
  • Menunda Bicara Kehilangan Pulang
  • Aspirasi
  • Bebas

Share To Your Circle

  • Support me and locals
  • Cart
  • My Account

Copyright © 2026 Jeffrey Wibisono V. . All rights reserved

back to top