Jeffrey Wibisono V.
  • Home
  • Profile
  • Blogs
  • Support me and locals
Cerpen urban tentang Retna, profesional kelas menengah atas yang berjuang mengubah budaya kerja ‘old thinking’ menjadi ‘new thinking’ demi memanusiakan kerja.

Di Antara Dua Dunia

“Kadang yang perlu di-upgrade bukan kariermu,melainkan cara berpikirmu tentang manusia di dalamnya.” . Pada senja yang terperangkap di antara kaca-kaca
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   November 25, 2025
Cerpen tentang profesional kelas menengah ke atas yang keluar dari rutinitas, menemukan makna baru lewat kafe kecil, ruang baca pinggir rel, dan kelas mimpi.

Langkah Kecil Mengkhianati Kebiasaan

“Kadang hidup tidak butuh jawaban baru, hanya keberanian mencoba langkah yang berbeda dari kebiasaan.” . Panji Wicaksana selalu bangun pada
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   November 24, 2025
Cerpen tentang Jayengrana, profesional kelas menengah Jakarta yang kehilangan jabatan tapi menemukan musim baru lewat rumah belajar, keluarga, dan makna kerja yang sejati.

Musim yang Menyembuhkan

“Setiap musim dalam hidup datang membawa peran: ada yang mengajarkan syukur, ada yang memaksa sabar, ada yang menempa kita sampai
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   November 24, 2025
Kisah emosional tentang cinta yang hilang, keluarga, dan keberanian untuk kembali pulang pada diri sendiri ketika semesta akhirnya memilih berpihak.

Pada Waktunya Kita Akan Pulang Juga

“Kesabaran bukan berarti diam. Kesabaran adalah keberanian untuk tetap berharap, bahkan ketika dunia tidak memberi kita alasan.” . Hujan selalu
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   November 23, 2025
Cerpen tentang pemimpin yang tak dewasa secara emosional di kantor modern Jakarta, dilihat dari mata tim yang belajar menata batas, keberanian, dan harga diri.

Pemimpin Tanpa Cermin

“Suara paling berbahaya dari seorang pemimpin bukan ketika ia berteriak,tetapi ketika ia diam sambil mengambil keputusan kecil yang perlahanmelukai semua
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   November 23, 2025
Cerpen urban tentang Jayengrana yang memilih ketenangan sebagai senjata untuk memutus manipulasi di panggung korporat—mengharukan, reflektif, solutif.

Senjata yang Tidak Bernama

“Kadang, senjata paling mematikan bukanlah kata-kata yang lantang, melainkan ketenangan yang tak bisa mereka beri nama.” . Hujan baru saja
  • Creative Thinking Creative Thinking
  •   November 23, 2025
  • «
  • 1
  • …
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • 20
  • 21
  • 22
  • …
  • 146
  • »

Search

My Recent Post

  • Cermin Flexing
  • Hening Dalam Gemuruh
  • Buku Namaku Adalah Identitas, Brandku Adalah Warisan
  • Pilihan Perempuan
  • Tujuh Malam untuk Pulang
  • Api yang Belajar Menjadi Lampu
  • Rasa yang Tertinggal
  • Tepuk Tangan yang Tidak Pernah Datang
  • Cermin-cermin
  • Sebelum Telepon Itu Tak Lagi Berdering

Share To Your Circle

  • Support me and locals
  • Cart
  • My Account

Copyright © 2026 Jeffrey Wibisono V. . All rights reserved

back to top