Home urban Indonesia Halaman 4
“Batasan bukan tembok dingin, melainkan pagar kebun.Agar bunga tidak diinjak, dan agar dirimu tahu apa yang sedang kamu rawat.” .
“Jangan berhenti membaca hanya karena satu halaman membuatmu menangis.Sebab kadang air mata adalah tinta yang paling jujur untuk menulis bab
“Beberapa cinta tidak lahir dari genggaman. Ia tumbuh dalam doa dan diam. Ia hidup sebagai roh yang tak pernah lelah
“Tidak semua pelukan dimaksudkan untuk menghangatkan.Ada yang merapat hanya untuk mengukur di mana harus menusuk.” “Jarak bukan semata-mata menjauh.Kadang, jarak
“Kadang, kebaikan kecil yang tak kita pikirkan, menjadi pelita bagi seseorang yang sedang berada di ujung gelap hidupnya.” “Berbuat baiklah,
“Setiap anak lahir membawa takdirnya sendiri.Tapi hanya cinta yang membuat mereka bisa saling memahami, meski tak selalu mudah.” . Kota