“Ada luka yang tidak butuh disembuhkan—hanya butuh diakui. Seperti daun yang gugur: ia tidak kalah, ia sedang pulang ke tanah.”
“Dalam hidup yang bising, bukan semua suara pantas diikuti. Ada kalanya, keselamatan batin ditentukan oleh siapa yang berani kita dengar.”
“Kejujuran tidak butuh pentas; ia berdiri sendiri. Kebohongan selalu butuh panggung, penonton, dan naskah cadangan.” . Malam di Jakarta sering
“Kejujuran tidak selalu berteriak lantang; kadang ia berbisik lewat jeda napas, mata yang menghindar, atau kata ganti yang enggan menyebut
“Hidup bukan tentang seberapa cepat kamu sampai, melainkan seberapa utuh kamu kembali.” . Lampu-lampu kota menyalakan kilau di genangan, seperti
“Kadang, jawaban paling tajam adalah bekerja diam-diam, menata napas, lalu membuktikan dengan hasil.” . Lampu-lampu kota menyapu kaca mobil seperti