“Yang mengerti akan tetap mengerti, meski kita tak berkata apa-apa. Yang memilih buta, tak akan melihat walau kita menyalakan pelita.”
“Cinta pada diri sendiri tidak selalu memberi kupu-kupu di perut, tetapi memberimu sayap untuk pulang—dan terbang lagi.” . Pagi itu,
“Setiap kebaikan yang kamu tabur, akan kembali menghampiri dengan caranya sendiri.” . Langit kota seperti kaca yang baru selesai dilap:
“Orang bertahan bukan hanya karena gaji yang tinggi, melainkan karena hati yang merasa dihargai. Ketika hati kehilangan tempatnya, kaki akan
“Batasan bukan tembok dingin, melainkan pagar kebun.Agar bunga tidak diinjak, dan agar dirimu tahu apa yang sedang kamu rawat.” .
“Di kota, singa sering bernama ambisi dan buaya bernama ketakutan. Kalau kau menggantung di antaranya, ingat: tanganmu tetap milikmu—kau yang