“Yang kita pegang adalah ikhtiar, yang kita lepaskan adalah hasil.Apa yang kita rawat, akan pulang sebagai buah.Apa yang kita abaikan,
“Kadang hidup terasa penuh ketika kita berhenti melampirkan diri pada yang fana,lalu menautkannya pada yang bermakna.” . “Jangan lampirkan dirimu
“Kadang, cara paling kuat untuk menggerakkan hati orang lain adalah berhenti menggerakkan lidah kita.” . Di Jakarta—kota yang menolak tidur,
“Pada akhirnya, kita tidak benar-benar pulang ke alamat,melainkan ke diri yang berani jujur pada luka dan mimpi.” . Hujan memulai
“Lingkungan kerja yang sehat bukan sekadar soal gaji;ia adalah ruang bernapas di mana manusia boleh tumbuh tanpa kehilangan dirinya sendiri.”
“Ketika hidup terasa hanya ‘lahir, kerja, mati’, ia menemukan jeda sederhana: rumah yang berdiri di atas seribu langkah cinta dan