“Lantai tigapuluh tiga mengajariku satu hal: semakin tinggi kita naik, semakin mudah kita lupa cara pulang.”“Di kota, orang dewasa tidak
“Kadang kita tidak kehilangan kesabaran—kita hanya akhirnya berani mengakui: nilai hidup kita selama ini terlalu sering dititipkan pada mulut orang
“Kadang yang membuat kita kuat bukan ambisi, melainkan sel-sel kecil di dalam diri yang diam-diam tetap bekerja—meski hati sudah hampir
Ada cinta yang menyala seperti api—menghangatkan, membakar, sekaligus membutakan. Dan ada hidup yang tetap menuntut kita waras, bahkan saat hati
“Kadang hidup tidak menunggu kita siap. Ia hanya bergerak—dan kita dipaksa mengikuti arah yang waktu pilihkan.” . Senja di balkon
“Jika engkau keras kepala di dunia yang cepat berubah, lunakkan hatimu dengan menyimak umur orang lain.”— Pesan dari seorang Mbah