“Kamu boleh mengejar langit, tapi jangan lupa menyiapkan payung untuk hujan yang kamu ciptakan sendiri.” . Di lantai tiga puluh
“Yang kita kejar sering hanya bayangan dari yang pernah hilang; yang kita peluk akhirnya adalah diri yang berani kembali pulang.”
“Ya Allah, lembutkanlah setiap jalan yang terasa terjal, pastikanlah yang masih ragu, dan jadikanlah yang tak mungkin sekadar cerita menjadi
“Kadang yang kita kelola bukan sekadar bisnis, tapi jiwa yang terluka karena lupa bagaimana caranya beristirahat.” . “Yang mengejar angka
“Di gelap, cahayamu yang kecil mungkin lebih berarti daripada terangku.” . Pagi di Jakarta Selatan tidak pernah benar-benar pagi; ia
“Jangan memelihara ular yang sudah pernah menggigitmu.Kulitnya mungkin berganti, tetapi bisanya tetap sama.” . Aku bertemu Jaya Engrana pertama kali