Home kelas menengah atas
“Hidup itu perjalanan belajar tanpa akhir. Kadang kita mengajari, kadang kita yang diajari. Kita semua pernah salah langkah. Yang penting:
“Bukan peristiwa yang mengacaukan hidup kita, melainkan penilaian kita atas peristiwa itu. Dan setiap penilaian—setiap sikap—selalu menagih harga.” . Jakarta
“Tidak semua orang punya rumah yang menanyakan kabar. Ada yang belajar menghapus air mata sendiri, merayakan menang sendiri—karena tak ada
“Kebaikan yang tidak pernah diberi batas, lama-lama dianggap kewajiban.” . Pagi itu Jakarta seperti biasa: tergesa, padat, dan nyaris tidak
“Ada wajah yang tampak seperti halaman kosong—padahal di baliknya, ada huruf-huruf kecil yang hanya Tuhan sanggup membacanya.” . Ia dipanggil
“Ada orang yang tidak membuatmu kagum saat datang,tapi membuatmu kehilangan arah saat ia tidak ada.” . Langit Jakarta sore itu