Home kehidupan kota Halaman 2
“Tidak ada yang benar-benar kuat. Kita hanya pandai menyembunyikan luka, sampai waktu dan tempat memutuskan kapan air mata itu jatuh.”
“Kadang diam lebih nyaring dari teriakan; ia menyimpan kebenaran yang takut dilukai oleh kata.” . Hujan menggigil di Jakarta seperti
“Jangan pernah menukar siapa dirimu hanya untuk sekadar disukai. Ketulusan bertahan; pencitraan menguap bersama pagi.” . Lampu Kota, Luka Kota
“Persahabatan yang paling jujur lahir dari kebiasaan sederhana: menyapa, mendengar, dan menunggu giliran untuk mengerti.”“Kamu boleh mengejar langit, tapi jangan
“Yang mengerti akan tetap mengerti, meski kita tak berkata apa-apa. Yang memilih buta, tak akan melihat walau kita menyalakan pelita.”