Home Jakarta Halaman 15
“Tidak semua sepi adalah kekalahan. Kadang sepi adalah ruang rawat inap bagi jiwa—tempat kita memulihkan napas, menambal luka, dan memilih
“Kadang, pulang bukan ke rumah. Kadang, pulang adalah keberanian menjemput bagian dari diri kita yang pernah hilang.” “Yang patah tidak
“Kadang kita harus pergi bukan karena benci—melainkan karena ingin tetap utuh. Yang pulang duluan bukan selalu yang kalah, melainkan yang
“Jangan minta dihargai; tumbuhkan keahlian agar dunia menghargaimu dengan sendirinya.”“Harga diri tak lahir dari belas kasihan, melainkan dari keberanian memperbarui
“Kadang, untuk menemukan arah pulang, seseorang harus tersesat begitu jauh—hingga ia tak lagi mengenali siapa dirinya.” Langit Jakarta di bulan
“Tak semua yang setia harus selalu tampak. Kadang, ia adalah angin yang tak terlihat namun setia mengantar rindu pulang.” .