Home healing
“Kadang keluarga tidak memberi jawaban—mereka memberi cermin. Dan di cermin itu, kita melihat luka yang selama ini kita sebut ‘biasa’.”
“Segala yang merusak hidup sering datang tanpa teriak—ia menyamar sebagai hal yang biasa.” . Jakarta malam itu tidak sedang marah.
“Kadang kita baru paham arti hidup ketika melihat: satu kalimat kecil dari kita ternyata menyelamatkan seseorang yang nyaris tenggelam.”“Pengaruh terbaik
“Kenyang itu bukan cuma urusan perut. Ada jiwa yang juga bisa kelaparan—ketika yang kita tonton, kita dengar, kita baca, dan
“Kadang yang kita kelola bukan sekadar bisnis, tapi jiwa yang terluka karena lupa bagaimana caranya beristirahat.” . “Yang mengejar angka
“Jika takdir meletakkan setangkai mawar di tengah tumpukan duri, bukan berarti kita harus menggenggam semuanya. Cukup petik harumnya, lalu berjalanlah