“Kadang musuh paling kejam bukan orang lain, tapi cara kita memperlakukan diri sendiri. Maka, sebelum menuntut dunia minta maaf, belajarlah
“Kadang hidup tidak butuh jawaban baru, hanya keberanian mencoba langkah yang berbeda dari kebiasaan.” . Panji Wicaksana selalu bangun pada
“Kadang hidup tidak menunggu kita siap. Ia hanya bergerak—dan kita dipaksa mengikuti arah yang waktu pilihkan.” . Senja di balkon
“Tenang bukan berarti kalah. Ia hanya tanda bahwa hati sudah berhenti menawar.” . Malam turun di bilik kaca sebuah apartemen
“Dalam kota, kita belajar bahwa yang paling sulit bukan berlari, melainkan berhenti tanpa merasa kalah.” . Malam pertama menetes seperti
“Kita tidak selalu perlu membangun sesuatu yang baru untuk disebut maju.Kadang, cukup menanam nafas di tempat yang lupa kita hirup