Home Cerpen Urban Indonesia
“Kadang yang paling jauh kita teliti adalah tubuh sendiri; kadang yang paling lambat kita pahami adalah hati orang yang setiap
“Tidak semua perpisahan datang membawa suara pintu yang dibanting. Ada yang datang sebagai pesan yang tak dibalas, janji yang digeser,
“Uang tidak pernah benar-benar menunjukkan siapa kita. Ia hanya menyorot, dengan lampu yang terlalu terang, apa yang diam-diam kita sembah.”
“Dalam hidup orang dewasa, yang paling melelahkan bukan bekerja keras,melainkan berpura-pura kuat di tengah orang-orang yang hanya menyukai versi dirimu
“Kita sering menyebutnya ‘baik-baik saja’ hanya karena kita terlalu lelah menjelaskan luka.”“Yang tampak mapan belum tentu pulang; yang tampak tenang
“Mereka yang sering kita anggap catatan kaki dalam hidup, diam-diam justru menulis paragraf utama yang mengubah cara kita melihat dunia.”