Home Cerpen Indonesia
“Sepanjang hidup, manusia mengumpulkan sesuatu untuk menjamin hari esok. Namun, ketika hari esok datang membawa kehilangan, barulah ia mengetahui mana
“Kita sering mengira hidup berubah pada saat keputusan dibuat. Padahal, kadang hidup justru berubah ketika kita cukup berani untuk tidak
“Kesempatan kedua bukanlah kesempatan untuk mengulang hidup yang sama. Ia datang agar kita berani memperbaiki sesuatu yang pada kesempatan pertama
“Kita mulai menjadi kecil pada hari ketika merasa terlalu besar untuk mendengarkan.” . Senin, pukul 07.12. Hujan baru saja selesai
“Di dalam laporan perusahaan, manusia disebut headcount. Di rumah, seseorang menyebutnya ayah, ibu, suami, istri, atau anak yang sedang ditunggu
“Kita tidak selalu kemaruk pada harta. Kadang kita kemaruk pada kemungkinan—ingin menjadi segalanya, memiliki semuanya, dan akhirnya tidak benar-benar hadir