Home Creative Thinking Halaman 45
“Di kota yang mengajarkan orang berlari, kebaikan memilih berjalan pelan—agar setiap hati sempat ia sentuh sebelum berlalu.” “Kebaikan tidak membuatmu
“Jangan pernah menukar siapa dirimu hanya untuk sekadar disukai. Ketulusan bertahan; pencitraan menguap bersama pagi.” . Lampu Kota, Luka Kota
“Jarak kadang bukan pelarian, melainkan cermin. Di situ, kita melihat kembali siapa diri kita ketika tepuk tangan berhenti, panggung padam,
“Sebagian orang bukan untuk menemani seluruh perjalananmu;mereka hanyalah jembatan agar kau menyeberang menjadi dirimu yang baru.Hormati jembatan itu, lalu terus
“Ada batas tipis antara sabar dan menyerah; di sanalah manusia diuji untuk memilih: diam yang mematikan, atau suara yang menyelamatkan.”
“Disiplin bukan hanya soal menata waktu, tetapi tentang menata hati agar tetap teguh meski dunia di luar terus berguncang.” .