Home Creative Thinking Halaman 13
“Kadang kita baru paham arti hidup ketika melihat: satu kalimat kecil dari kita ternyata menyelamatkan seseorang yang nyaris tenggelam.”“Pengaruh terbaik
“Kenyang itu bukan cuma urusan perut. Ada jiwa yang juga bisa kelaparan—ketika yang kita tonton, kita dengar, kita baca, dan
“Yang paling berbahaya bukanlah kehancuran yang terlihat,melainkan keteraturan yang tak lagi bertanya untuk apa ia dijaga.” . Jayeng selalu percaya,
“Ada bab yang harus ditutup bukan karena kalah, melainkan karena kita akhirnya memilih bernapas.” . Malam itu Jakarta seperti menahan
“Negeri ini tidak runtuh oleh orang jahat,melainkan oleh orang baik yang terlalu lama memilih aman.” . Pagi kota selalu punya
Ada hidup yang rapi di kalender, tetapi berantakan di dada. Kita pandai menamai target, tapi gagap menyebut ‘pulang’. . Di